Nama :
I Nyoman Krisna Pranata
NIM :
1605551114
Mata Kuliah : Aplikasi Sosial Media
Dosen :
I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Teknologi
Informasi/Teknik/Universitas Udayana
MENGENAL BISNIS PADA SOSIAL MEDIA & SOSIAL NETWORK
Jaman
Sekarang merupakan jaman teknologi, apalagi perkembangan teknologi jaman
sekarang sudah semakin pesat, salah satunya adalah di bidang transaksi jual
beli dan bisnis dari sisi konvensional kea rah bentuk jual beli secara online
disertai dengan pembayaran elektronik digital.
Over The Top
atau sering kita sebut OTT merupakan
suatu aplikasi atau layanan yang berjalan pada jarringan komputer khususnya internet
yang terdapat pada application layer teratas di 5 layer TCP/IP Forozan yang
kekuatan utamanya terletak pada konten berupa audio, text, video, dan
multimedia. Berdasarkan konten pada OTT, OTT dibagi menjadi 3 kategorii, yakni:
1. Streaming
Audio Video
Salah
satu yang termasuk dalam kategori OTT adalah Streaming Audio Video, Dalam
Streaming Audio Video ini lebih ditekankan pada layanan streaming video online
maupun audio online kepada pengguna yang memakainya, Pengguna dapat
mengaksesnya melalui PC maupun mobile phone. Salah satu contoh dari kategori
Streaming Audio Video ini yaitu Youtube, Souncloud, Bigo Live, Smule, Daily
Motion, dan beberapa Situs Streaming online lainnya.
2.
Social Media dan Social Network
Kategori
selanjutnya yaitu Sosial Media dan Sosial Network, pada kategori ini lebih di
tekankan pada layanan jejaring social dan media sosial. Pada layanan ini,
pengguna dapat saling berinteraksi bertukar data, dan informasi didalamnya. Salah
satu contoh dari kategori social media dan social network ini sudah banyak
yaitu, Facebook, Twitter, Path, Google+, Kaskus, dan beberapa contoh lainnya.
3.
Komunikasi (Text,Audio,Video)
Kategori
komunikasi ini lebih menekankan pada layanan teks,audio, dan video secara online, dalam
kategori ini dapat memberikan kemudahan untuk berkomunikasi antar teman ataupun
secara massal. Beberapa contoh dari komunikasi ini yaitu, Line, WA, Whatsapp, Kakaotalk, dan beberapa
contoh lainnya.
Over
The Top (OTT) dalam bidang bisnis berkaitan dengan Iklan, Kerja sama dengan
Telco/Provider, Kerja sama dengan Perusahaan lain (Non Telco), dan Kerja sama
dengan pemerintah.
1. Iklan, Adsense
Bisnis
dalam Aplikasi OTT ini sangat berpengaruh dengan iklan, dengan adanya iklan,
maka orang-orang yang akan melihat iklan tersebut akan sangat tertarik dengan
apa yang disajikan oleh iklan tersebut oleh pengguna yang melihatnya. Salah
satu contoh Iklan di dalam bidang bisnis yaitu Iklan pada youtube, Iklan pada
Youtube terdapat pada video-video yang sudah terkenal yang diminati oleh
penonton, dan secara bersamaan orang-orang akan melihat iklan bersamaan dengan
video yang diunggah oleh pemiliknya.
2. Kerja sama dengan Telco/Provider
Bisnis
dalam Aplikasi OTT yang berikutnya yaitu bekerja sama dengan Telco/Provider.
Salah satu bentuk kerja sama dengan Telco/Provider yaitu, pada telkomsel, pada
saat paketan internet kalian sudah habis, maka pihak telkomsel akan menawarkan
kalian untuk membuka layanan aplikasi social media dan social network khususnya
Facebook yang dapat diakses secara gratis.
3. Kerja sama dengan perusahaan lain
(bukan Telco/Provider)
Bisnis dalam Aplikasi OTT yang berikutnya
yaitu bekerja sama dengan perusahaan lain. Salah satu bentuk kerja sama dengan
perusahaan lain yaitu, contohnya terdapat iklan facebook, dalam iklan facebook
pihak yang memasang iklan dan pihak facebook saling diuntungkan.
4. Kerja sama dengan Pemerintah
Bisnis dalam Aplikasi OTT yang terakhir
merupakan kerja sama dengan pemerintah, Salah satu bentuk kerja sama dengan
pemerintah yaitu, adanya aplikasi Qlue, Aplikasi Qlue merupakan aplikasi karya
anak bangsa yang digunakan masyarakat
untuk melaporkan masalah yang terjadi disekitar daerah mereka, aplikasi Qlue
ini bekerja sama dengan pemerintah.
OTT dalam Jaringan Komputer
1.
Application Layer
Berfungsi
menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada
komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP,
POP3, SMTP, dll. Over The Top (OTT) berada pada Layer ini.
2.
Transport Layer
Transport
layer berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan
nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi
tujuan setelah diterima. Di dalam Transport Layer terdapat dua protocol yang
digunakan, yatiu TCP(Transmission Control Protocol) dan (UDP) User
Datagram Protocol
3.
Network Layer
Tugas
utama Network Layer adalah menyediakan fungsi routing, sehingga
paket dapat dikirim keluar dari segment network local ke suatu tujan yang
berbeda pada suatu network lain. IP(Internet Protokol) dan IPX (Internet
Packet eXchange) pada umumnya digunakan pada lapisan ini.
4.
Data Layer
Berfungsi
mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam
pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protok seperti ethernet pada
LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.
5.
Physical Layer
Physical
layer ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode
pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (Ethernet atau Token Ring),
topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, layer ini juga mendefinisikan
bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan
media kabel atau radio.
Teknologi
pada OTT
Pada OTT terdapat
teknologi yang terkandung di dalamnya, seperti Mobile programming, Mobile
Computing, Cloud Computing, Computer Security, dan Computer Network.
1.
Mobile Programmming
Mobile
Programing adalah pemrograman yang ditujukan untuk pembuatan aplikasi diperangkat
mobile yang dapat kita buat dengan menggunakan Java. Keterbatasan yang sangat
umum dalam bahasa pemrograman untuk peralatan mobile adalah kendala dalam hal
sumber daya, seperti memori, ukuran layar, CPU, penyimpanan, dan cara
menginputkan data. Contoh bahasa pemrograman yang terdapat dalam mobile
programing yaitu : Java, PHP, C++, dll.
2.
Mobile Computing
Mobile
Computing didefinisikan sebagai sebuah teknologi dalam bentuk perangkat keras
komputer (hardware), perangkat luna komputer (software), dan Embedded System
(Sistem benam), yang memungkinkan para pengguna komputer untuk dapat mengakses
data dan informasi serta pengolahan di dalamnya ( proses Insert, Delete,
Update, View) Kapanpun dan di manapun berbasiskan internet ataupun jaringan komputer
lainnya dalam bentuk Wireless Network.
3.
Cloud Computing
Komputasi
awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi')
dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing adalah suatu paradigma
di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan
tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya
adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld,
sensor-sensor, monitor dan lain-lain. Penyedia jasa layanan cloud
computing seperti Google Drive.
4.
Computer Security
Keamanan
komputer atau dalam Bahasa Inggris computer security atau
dikenal juga dengan sebutan cybersecurity atau IT security adalah
keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Computer
security atau keamanan komputer bertujuan membantu user agar dapat
mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha penipuan di sebuah sistem yang
berbasis informasi.
5. Computer Network
Jaringan
komputer (Computer Network) adalah jaringan telekomunikasi yang
memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan
komputer adalah[1] agar
dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta
dan memberikan layanan (service). Pihak
yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang
memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain
ini disebut dengan sistem client-server,
dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan
komputer.
E-commerce & M-commerce
E-commerce
didefinisikan sebagai semua bentuk proses pertukaran informasi antara
organisasi dan Stakeholder berbasiskan media elektronik yang terhubung ke
jaringan internet. Sedangkan M-commerce adalah bentuk evolusi dari E-commerce
yang diakibatkan perkembangan jaringan komputer dan perkembangan perangkat
mobile
Teknologi pada E-commerce &
M-commerce
Pada
Teknologi E-commerce & M-commerce terdapat teknologi yang terkandung di
dalamnya seperti, Android/IOS/Windows Phone,NFC, dan Cloud Computing
1. Android/IOS/Windows Phone platform
(programming)
Android,
iOS, Windows Phone, Windows Phone merupakan sistem operasi pada semua mobile
phone yang ada pada saat ini. Masing- masing dari sistem ini memiliki
kelebihan dan kekurangan. Namun pada dasarnya sistem ini banyak membantu
penggunanya dalam melakukan kegiatannya setiap hari.
2. Near Field Communication (NFC)
Komunikasi
jarak-dekat (atau Near-field communication) (NFC) merupakan bentuk
komunikasi nirkabel jarak-pendek di mana antena yang digunakan lebih pendek
daripada gelombang sinyal operator (yang mencegah interferensi gelombang dari
antena yang sama).
3. Cloud Computing
Komputasi
awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi')
dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing adalah suatu paradigma
di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan
tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya
adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld,
sensor-sensor, monitor dan lain-lain. Penyedia jasa layanan cloud
computing seperti Microsoft Cloud, Google, dan Sales Force.
Pengguna E-commerce dan M-commerce
Ada
2 tipe pengguna dalam E-coommerce dan M-commerce yaitu, Dalam perorangan dan
Corperate.
1. Perorangan
Perorangan,
pengguna yang melakukan transaksi baik itu pembelian di social media maupun
penjualan di social media. Salah satu contoh pengguna perorangan dalam
E-commerce dan M-commerce yaitu, Pada Instagram, dalam Instagram sudah banyak
terdapat online shop, di dalam online shop tersebut orang-orang bertransaksi
(membeli maupun menjual) barang-barang yang terdapat pada akun online shop pada
Instagram tersebut.
2. Corperate
Corperate,
Corperate merupakan E-commerce dan M-commerce dalam perusahaan, Salah satu
contoh pengguna Corperate yaitu, pada Tokopedia,
di dalam Tokopedia kita menemukan banyak barang-barang yang berbeda-beda dari
akun-akun yang berbeda, di dalam akun-akun tersebut itu sudah mengatasnamakan
perusahaan
Refrensi:
1. Eka Pratama. I Putu
Agus. Komputer dan Masyarakat, Informatika Bandung 2014 ( Bab 6 : E-commerce)
2. Wikipedia