Senin, 17 Oktober 2016

MENGENAL BISNIS PADA SOSIAL MEDIA & SOSIAL NETWORK


Nama              : I Nyoman Krisna Pranata
NIM                : 1605551114
Mata Kuliah  : Aplikasi Sosial Media
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana

MENGENAL BISNIS PADA SOSIAL MEDIA & SOSIAL NETWORK

Jaman Sekarang merupakan jaman teknologi, apalagi perkembangan teknologi jaman sekarang sudah semakin pesat, salah satunya adalah di bidang transaksi jual beli dan bisnis dari sisi konvensional kea rah bentuk jual beli secara online disertai dengan pembayaran elektronik digital.

Over The Top atau sering kita sebut OTT merupakan suatu aplikasi atau layanan yang berjalan pada jarringan komputer khususnya internet yang terdapat pada application layer teratas di 5 layer TCP/IP Forozan yang kekuatan utamanya terletak pada konten berupa audio, text, video, dan multimedia. Berdasarkan konten pada OTT, OTT dibagi menjadi 3 kategorii, yakni:

1.  Streaming Audio Video
Salah satu yang termasuk dalam kategori OTT adalah Streaming Audio Video, Dalam Streaming Audio Video ini lebih ditekankan pada layanan streaming video online maupun audio online kepada pengguna yang memakainya, Pengguna dapat mengaksesnya melalui PC maupun mobile phone. Salah satu contoh dari kategori Streaming Audio Video ini yaitu Youtube, Souncloud, Bigo Live, Smule, Daily Motion, dan beberapa Situs Streaming online lainnya.
2. Social Media dan Social Network
Kategori selanjutnya yaitu Sosial Media dan Sosial Network, pada kategori ini lebih di tekankan pada layanan jejaring social dan media sosial. Pada layanan ini, pengguna dapat saling berinteraksi bertukar data, dan informasi didalamnya. Salah satu contoh dari kategori social media dan social network ini sudah banyak yaitu, Facebook, Twitter, Path, Google+, Kaskus, dan beberapa contoh lainnya.
3. Komunikasi (Text,Audio,Video)
Kategori komunikasi ini lebih menekankan pada layanan  teks,audio, dan video secara online, dalam kategori ini dapat memberikan kemudahan untuk berkomunikasi antar teman ataupun secara massal. Beberapa contoh dari komunikasi ini yaitu,  Line, WA, Whatsapp, Kakaotalk, dan beberapa contoh lainnya.

Over The Top (OTT) dalam bidang bisnis berkaitan dengan Iklan, Kerja sama dengan Telco/Provider, Kerja sama dengan Perusahaan lain (Non Telco), dan Kerja sama dengan pemerintah.

1. Iklan, Adsense
Bisnis dalam Aplikasi OTT ini sangat berpengaruh dengan iklan, dengan adanya iklan, maka orang-orang yang akan melihat iklan tersebut akan sangat tertarik dengan apa yang disajikan oleh iklan tersebut oleh pengguna yang melihatnya. Salah satu contoh Iklan di dalam bidang bisnis yaitu Iklan pada youtube, Iklan pada Youtube terdapat pada video-video yang sudah terkenal yang diminati oleh penonton, dan secara bersamaan orang-orang akan melihat iklan bersamaan dengan video yang diunggah oleh pemiliknya.
2. Kerja sama dengan Telco/Provider
Bisnis dalam Aplikasi OTT yang berikutnya yaitu bekerja sama dengan Telco/Provider. Salah satu bentuk kerja sama dengan Telco/Provider yaitu, pada telkomsel, pada saat paketan internet kalian sudah habis, maka pihak telkomsel akan menawarkan kalian untuk membuka layanan aplikasi social media dan social network khususnya Facebook yang dapat diakses secara gratis.
3. Kerja sama dengan perusahaan lain (bukan Telco/Provider)
Bisnis dalam Aplikasi OTT yang berikutnya yaitu bekerja sama dengan perusahaan lain. Salah satu bentuk kerja sama dengan perusahaan lain yaitu, contohnya terdapat iklan facebook, dalam iklan facebook pihak yang memasang iklan dan pihak facebook saling diuntungkan.
4. Kerja sama dengan Pemerintah
Bisnis dalam Aplikasi OTT yang terakhir merupakan kerja sama dengan pemerintah, Salah satu bentuk kerja sama dengan pemerintah yaitu, adanya aplikasi Qlue, Aplikasi Qlue merupakan aplikasi karya anak bangsa  yang digunakan masyarakat untuk melaporkan masalah yang terjadi disekitar daerah mereka, aplikasi Qlue ini bekerja sama dengan pemerintah.

OTT dalam Jaringan Komputer

1. Application Layer
Berfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll. Over The Top (OTT) berada pada Layer ini.
2. Transport Layer
Transport layer berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Di dalam Transport Layer terdapat dua protocol yang digunakan, yatiu TCP(Transmission Control Protocol) dan  (UDP) User Datagram Protocol
3. Network Layer
Tugas utama Network Layer adalah menyediakan fungsi routing, sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network local ke suatu tujan yang berbeda pada suatu network lain. IP(Internet Protokol) dan IPX (Internet Packet eXchange) pada umumnya digunakan pada lapisan ini.
4. Data Layer
Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protok seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.
5. Physical Layer
Physical layer ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, layer ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Teknologi pada OTT

Pada OTT terdapat teknologi yang terkandung di dalamnya, seperti Mobile programming, Mobile Computing, Cloud Computing, Computer Security, dan Computer Network.

1. Mobile Programmming
Mobile Programing adalah pemrograman yang ditujukan untuk pembuatan aplikasi diperangkat mobile yang dapat kita buat dengan menggunakan Java. Keterbatasan yang sangat umum dalam bahasa pemrograman untuk peralatan mobile adalah kendala dalam hal sumber daya, seperti memori, ukuran layar, CPU, penyimpanan, dan cara menginputkan data. Contoh bahasa pemrograman yang terdapat dalam mobile programing yaitu : Java, PHP, C++, dll.
2. Mobile Computing
Mobile Computing didefinisikan sebagai sebuah teknologi dalam bentuk perangkat keras komputer (hardware), perangkat luna komputer (software), dan Embedded System (Sistem benam), yang memungkinkan para pengguna komputer untuk dapat mengakses data dan informasi serta pengolahan di dalamnya ( proses Insert, Delete, Update, View) Kapanpun dan di manapun berbasiskan internet ataupun jaringan komputer lainnya dalam bentuk Wireless Network.
3. Cloud Computing
Komputasi awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. Penyedia jasa layanan cloud computing seperti Google Drive.
4. Computer Security
Keamanan komputer atau dalam Bahasa Inggris computer security atau dikenal juga dengan sebutan cybersecurity atau IT security adalah keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Computer security atau keamanan komputer bertujuan membantu user agar dapat mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi.
5. Computer Network
Jaringan komputer (Computer Network) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

E-commerce & M-commerce

E-commerce didefinisikan sebagai semua bentuk proses pertukaran informasi antara organisasi dan Stakeholder berbasiskan media elektronik yang terhubung ke jaringan internet. Sedangkan M-commerce adalah bentuk evolusi dari E-commerce yang diakibatkan perkembangan jaringan komputer dan perkembangan perangkat mobile

Teknologi pada E-commerce & M-commerce

Pada Teknologi E-commerce & M-commerce terdapat teknologi yang terkandung di dalamnya seperti, Android/IOS/Windows Phone,NFC, dan Cloud Computing

1. Android/IOS/Windows Phone platform (programming)
Android, iOS, Windows Phone, Windows Phone merupakan sistem operasi pada semua mobile phone yang ada pada saat ini. Masing- masing dari sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun pada dasarnya sistem ini banyak membantu penggunanya dalam melakukan kegiatannya setiap hari.
2. Near Field Communication (NFC)
Komunikasi jarak-dekat (atau Near-field communication) (NFC) merupakan bentuk komunikasi nirkabel jarak-pendek di mana antena yang digunakan lebih pendek daripada gelombang sinyal operator (yang mencegah interferensi gelombang dari antena yang sama).
3. Cloud Computing 
Komputasi awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. Penyedia jasa layanan cloud computing seperti Microsoft Cloud, Google, dan Sales Force.

Pengguna E-commerce dan M-commerce

Ada 2 tipe pengguna dalam E-coommerce dan M-commerce yaitu, Dalam perorangan dan Corperate.

1. Perorangan
Perorangan, pengguna yang melakukan transaksi baik itu pembelian di social media maupun penjualan di social media. Salah satu contoh pengguna perorangan dalam E-commerce dan M-commerce yaitu, Pada Instagram, dalam Instagram sudah banyak terdapat online shop, di dalam online shop tersebut orang-orang bertransaksi (membeli maupun menjual) barang-barang yang terdapat pada akun online shop pada Instagram tersebut.
2. Corperate
Corperate, Corperate merupakan E-commerce dan M-commerce dalam perusahaan, Salah satu contoh pengguna Corperate yaitu,  pada Tokopedia, di dalam Tokopedia kita menemukan banyak barang-barang yang berbeda-beda dari akun-akun yang berbeda, di dalam akun-akun tersebut itu sudah mengatasnamakan perusahaan

Refrensi:
1. Eka Pratama. I Putu Agus. Komputer dan Masyarakat, Informatika Bandung 2014 ( Bab 6 : E-commerce)
2. Wikipedia





Tidak ada komentar:

Posting Komentar